Menu Tutup

Hujan Air Mata

Sekadar berkongsi satu lirik yang menceritakan betapa sengsaranya mereka,betapa sukarnya mereka melalui kehidupan.Tidak seperti kita yang di limpahi berbagai nikmat namun masih ada yang lupa dan leka.Sampai bila kita harus alpa? Sampai bila kita hanya melihat mereka melimpahkan hujan air mata?

Bayangkanlah lamanmu berhias api,
sampai bila rumahmu mampu berdiri,
sebelum,dirimu dipunahkan,
Bayangkanlah lahirmu ke alam ini,
sampai akhir hayatmu masih merintih,menagih,kedamaian.
dalam hati terlintas satu soalan,mana hilang,keinsanan,
Bayangkanlah lautmu dilanda taufan,sampai bila layarmu mampu bertahan,
sebelum,kau tenggelam,
bayangkanlah jagamu tak pernah aman,
sampai malam lenamu rasa terancam,kau dalam,ketakutan,
dalam hati terlintas satu soalan,
mana hilang,keinsanan,
mana hilang kasih sayang diberikan tuhan pada kita insan,
hingga kita biar saja hujan airmata yang melimpah.
bayangkanlah lahirmu ke alam ini,sampai akhir hayatmu masih merintih,
menagih,kedamaian,bayangkanlah jagamu tak pernah aman,
sampai malam lenamu rasa terancam,kau dalam,ketakutan,

9 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat e-mel anda tidak akan disiarkan. Medan diperlukan ditanda dengan *